Tentang

Catatan Mr.Darkmot

Motivasi, merupakan sebuah dorongan yang muncul dari hati manusia, agas seseorang memiliki semangat dalam mengerjakan sesuatu.

Motivasi, secara umum dibagi menjadi dua bagian, yakni motivasi positif dan motivasi negatif. Motivasi positif muncul karena hati Kita sedang mengejar sesuatu, contohnya 'pujian'. Saat motivasi positif muncul, kepuasan akan hasil selalu ditunggu-tunggu. Anda begitu berminat dalam menjalakan aktivitas Anda karena motivasi positif. Motivasi ini dapat dianalogikan sebagai tarikan.
Lalu, motivasi negatif. Motivasi jenis ini muncul karena adanya tekanan, contohnya 'hukuman'. Saat Anda diberikan sebuah motivasi negatif, maka yang Anda harapkan adalah akhir dari pekerjaan Anda. Anda tak begitu terlalu memikirkan kualitas kerja Anda. Hanya saja, Anda hanya ingin semua itu cepat selesai. Motivasi ini sangat bagus jika digunakan dalam keadaat singkat, karena berefek secara langsung dan kuat. Motivasi jenis ini dapat dianalogikan sebagai 'pecutan.'

Nah... jika buku menyebutkan, bahwa ada 2 jenis motivasi, beda halnya dengan Saya. Saya beranggapan, bahwa setidaknya ada 3 jenis motivasi. Apa itu motivasi yang ketiga? Yakni motivasi negatif yang dianalogikan sebagai tarikan, contohnya "dendam."

Motivasi jenis ini menggunakan nafsu negatif sebagai daya tarik motivasi. Meski Anda berada di bawah dunia, diinjak-injak oleh masyarakat, dibuang ke tempat sampah, motivasi jenis ini selalu berada di samping Anda. Hanya saja, Kita tak dapat mengatur energi tersebut, dan motivasi itu menjadi percuma dan terbuang.

Saat Anda memiliki motivasi jenis ke-3, Anda tak dapat mengontrol emosi Anda, dan pikiran Anda menjadi suram. Saat itulah, sebuah energi tak terbatas di gunakan sebagai bahan pembakar rumah, dan bukannya sebagai bahan bakar kendaraan. Lalu... bagaimana cara untuk mengendalikan motivasi ini?

Saya akan membagikan cerita-cerita yang akan mengajari Anda tentang pengendalian kekuatan motivasi kegelapan, mengajari melihat tanpa cahaya, mengajari berkomunikasi tanpa bicara, mengajari melewati halang rintang tanpa melewati halang rintang, dan mengajari menyelesaikan masalah dengan mengahantam masalah. Siapkan logika Anda, dan buang jauh-jauh rasa idealis Anda. Gerbang menuju jalan pintas yang cepat namun juga gelap akan segera dibuka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar