Senin, 17 Agustus 2015

Normal is Boring


(sumber: http://www.republika.co.id)

Pernah mendengar kalimat “ Normal is Boring ” ? Ya, menjadi normal itu membosankan. Sadarkah kita akan hal itu?? Coba tanyakan pada diri kita sendiri kebenaran dari kalimat itu.


Kebanyakan orang, mungkin tepatnya hampir semua orang seringkali melakukan banyak hal yang dianggap benar hanya karena yang lain melakukuan yang sama terlebih hal itu dilakukan dari generasi ke generasi. Lalu bagaimana apabila suatu saat kita melawan arus,bagaimana apabila dalam diri kita terdapat nilai-nilai yang kita yakini lebih baik akan tetapi hal tersebut tidak sesuai dengan kebiasaan yang sudah lama mendarah daging dalam lingkungan sekitar tempat kita tinggal? Akankah kita tetap bersandiwara dan membiarkan jalan yang diberikan Tuhan untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki itu terpendam?

Sabtu, 11 April 2015

Ngamar!!!




“Dasar Sampah! Orang gagal! Cacat! Gangguan jiwa! Bla bla bla bla....”

Diceritakan, ada seorang remaja bernama Fulan. Nama yang benar-benar mainstream. Si Fulan adalah anak yang baik. Ia tak pernah kebut-kebutan, main wanita, nge-geng, sok gaya, anarkis, ataupun nakal.Ya, Dia bukanlah orang yang buruk. Hanya saja, Dia adalah seorang yang jarang keluar rumah, atau boleh disebut ‘jarang keluar kamar’.

Jumat, 10 April 2015

Hukum Mayoritas


Di suatu negara, di dunia antah berantah. Hiduplah sekelompok masyarakat dengan hukum yang Mereka buat. Hukum itu memang tak tertulis, tak dideklarasikan, dan tak bermanifesto. Meski begitu, hukum tak berbentuk itu seperti hukum dari segala hukum. Malah bukannya hukuman yang menyesuaikan dengan fakta, namun fakta yang menyesuaikan dengan hukuman. Nah, pertanyaannya, hukum ‘p*rs*t*n apakah itu?

Rabu, 08 April 2015

'A' Alfabet Sialan


Sekolah merupakan hal yang benar-benar percuma. Sistem yang seenak udel sendiri, dan kurikulum yang terlalu menuntut, membuat para anak bangsa ini menanggung sampah yang mulai membusuk. Kau tahu apa maksudku? Busuk! Sudah benar-benar busuk dan tidak tertolong lagi. Negara ini mesti di instal ulang!

Senin, 16 Februari 2015

Cinta Hanya Sebuah Prangkat Lunak


Cinta dan kasihsayang merupakan sebuah perangkat lunak yang diberikan oleh tuhan agar manusia bisa tetap berkembang biak dan berternak anak.